Niat untuk berkumpul dengan orang-orang sholeh telah ada sejak lama. Tapi tidak pernah terwujud. Adaaaa saja halangan yang menghadang. Mulai dari telat bangun tidur, ada acara di kampus/bimbel, pulang kampung, acara keluarga, temenin seseorang (mamak, kakak, adek, temen) belanja nyari keperluan, dan embel-embel halangan lainnya.

Pernah ngajakin temen untuk ikut kajian, tapi sayanya yang tidak pernah hadir (dengan alasan-alasan seperti di atas). Malah temen ini nih yang istiqamah ikut kajian dan Alhamdulillah sudah berubah menjadi lebih baik (peluk kak Nel ({})).

Akhirnya suatu hari, saya berhasil datang ke mesjid tempat biasa temen-temen kajian. Saya ingat itu hari Rabu, pukul 17.00. Saya datang lebih cepat, tepat setelah melakukan sholat Ashar di rumah. Dan karena itu hari pertama saya bergabung dengan kelompok halaqah, saya duduk manis di dalam mesjid. Melongok sana sini, nyari dimana ada kumpulan wanita-wanita muslim keren. Karena tidak menemukan mereka, saya tetap nunggu di dalam mesjid. Saya sms calon murabi (saya baru tau loh istilah ini setelah hidup hampir 23 tahun haha), terkirim namun tidak ada balasan. Saya coba telpon beliau,ternyata handphone nya non-aktif. Sempat terpikir, “Kenapa gagal lagi ya Allah ikut kajiannya(”.

Saya putuskan untuk tetap menunggu sambil ngeliatin adik-adik yang belajar mengaji setiap sore di mesjid tersebut. Ada yang duduk patuh dengerin istadz/ustadzah nya, lari-larian sambil ketawa, kerjain PR, dan lainnya, yang membuat saya tersenyum sendiri dan tidak bosan duduk disana. Senangnya ngeliat adik-adik kecil bahagia belajar ngaji dan ketemu temen-temennya. Jadi ingat pas kecil dulu, lumayan rajinlah ikut les ngaji (.

Akhirnya, saya di telfon oleh Kak Ami (calon murabi), dan beliau katakan bahwa mereka sudah berkumpul di teras mejid. Segera saya langkahkan kaki kesana, dengan hati deg-degan sih. Hehe. Dan ternyataaa, beberapa orang di kelompok itu telah saya jumpai di dalam mesjid tadi, hanya saja karena tidak kenal akhirnya mereka berlalu (?) begitu saja.

Alhamdulillah hari Rabu itu berlalu dengan dipenuhi rasa syukur. Bersyukur akhirnya bisa ikut kajian. Banyak dapat ilmu baru, dari hasil sharing temen-temen. Dan bersyukuuurr sekali Allah masih kasih kesempatan pada saya untuk terus bersyukur atas nikmat yang selalu Dia beri tanpa pernah berhenti memberinya. Rasanya itu hari pertama saya benar-benar bersyukur sama Allah atas segala sesuatu yang telah Allah kasih..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s