Disclaimer: Ssstt aku bukan ahli di bidang ini, tapi kebetulan baru belajar bareng di wag tentang cantik alami bersinar cahya bak rembulan purnamaa 😙

46c63e3ab1fba7739a9ed1eb9cea970f-847851079.jpg
Sumber: Pinterest

Kalau menurut KBBI, arti cantik adalah elok; molek (tentang wajah, muka perempuan). Disini kita samakan makna ya gengs, cantik berarti berkaitan dengan wajahnya wanita.

Lalu muncul pertanyaan selanjutnya: cantik menurut penilaian siapa?

Menurut diri sendiri?

Menurut suami?

Menurut tetangga?

Menurut follower?

Menurut netijen?

Atau menurut penilaian siapa?

Kenapa hal ini perlu dipertanyakan? Supaya kita tau mau menggunakan makna cantik yang seperti apa alias menyamakan persepsi. Sebab ada yang bilang cantik itu sehat. Yang lain sebut kalau cantik itu putih. Ada juga yang bilang cantik itu bersih. Atau cantik itu mulus. Bahkan ada yang biang kalau cantik itu gumush. Oh iya ada versi solehahnya, cantik itu kalau hatinya baik dan bersih…

Duh bingung ya? Kita mau cantik versi siapa nih? 😝

Atau mau ikutin semua perkataan orang tentang cantik? Kalau iya, berarti kita harus siap dengan segala macam arti cantik dan mampu memenuhi syarat-syaratnya untuk bisa dikatakan cantik. Aku langsung mundur teratur mah kalau ini 😌

Nah kali ini aku mencoba menuliskan tentang rahasia “cantik” alami, versiku ya… oh iya, mengingatkan sekali lagi, kalau ilmuku tentang dunia kecantikan amat sangat dangkal. Jadi mon maap kalau kalian merasa gak nemuin apa-apa disini ya ☻ Adapun tulisan ini berdasarkan pengalaman, hasil belajar dan observasiku selama ini…

Pertama-tama, aku ingin menyampaikan bahwa setiap wanita diciptakan-Nya dengan keunikan dan ciri khasnya masing-masing. Mulai dari warna kulit hingga tekstur yg berbeda di setiap wanita. Ada yang kulit wajahnya friendly alias pake apa aja ayooook capcusss. Ada yang anti coba-coba sebab sekali salah pakai produk wajah, kulit langsung protes tes tes. Ada yg stress dikit langsung muncul jerawat, ada yang kena sinar matahari langsung memerah, daaan lain-lain. Sehingga, perawatan yang dilakukan tiap orang pun akan berbeda.

Untuk itu, hal pertama yang harus kita lakukan untuk bisa cantik alami adalah:

Berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain, fokus ke diri sendiri!

Ga cuman tentang “ya Allah kulitku kok sensitif sekali sih! Makan kacang 1 butir aja bikin 3 jerawat baru muncul🙁 temenku makan setoples kacang kulitnya mulus2 aja” sampai dengan “Dia sih enak banyak uang, bisa beli skincare A-Z, makanya wajahnya bisa glowing gitu😌” atau “Ya aku bisa makan 3 kali sehari aja udah syukur, boro-boro beli buah-buahan ini itu supaya kulitku sehat kenyal kayak si xxxx”

Selain buang-buang waktu, membandingkan kulit wajah diri sendiri dengan orang lain juga berdampak pada tersitanya energi yg seharusnya bisa kita pakai untuk fokus mengenal dan memperbaiki diri.

Setelah kita fokus ke diri sendiri, saatnya untuk hitung-hitungan dengan apa yang udah Dia kasih ke kita. Sepasang mata untuk melihat, alis yang menghiasi mata sehingga jadi lebih sempurna, hidung yang berfungsi dengan baik untuk bernafas, bibir yang letaknya di bawah hidung (bayangin kalau bibir terletak di posisi lain😲), daaaan lain lainnnn. Silakan tambahkan sendiri sesuka kalian ya, makin banyak makin gooood💕

Bersyukur atas apa yang Dia kasih ke diri kita

Sering kali kita lupa ya gengs untuk hal ini. Keburu fokus ke orang lain atau ke kekurangan diri. Coba sekarang, kalian bercermin dan perhatikan setiap detail hal baik yang ada di wajah. Sambil dirasakan setiap aliran nafas dan ucapkan “Alhamdulillah, terimakasih ya Allah atas sempurnanya wajah ciptaan Mu” 💕 Silahkan dimodif senyaman diri masing-masing ya! Dan lakukan ini berulang kali setiap hari. Percaya deh ada keajaiban yang akan terjadi di tubuh kalian.

Karena kalau kita sibuk dengan bersyukur, maka tidak ada akan waktu yang tersisa untuk mengeluh. Punya alis mata, bersyukur. Punya hidung bisa dipakai untuk bernafas dengan normal, bersyukur. Bisa sisir rambut pakai tangan sendiri, bersyukur. Daaan lain lain… sangat diperlukan ketekunan dan disiplin untuk membiasakan “bersyukur” dan kita pasti bisa 💪

fa82660e1942cfe2fb24fb4a97327d252105551744.jpg
Sumber: Pinterest

Pernah dengar slogan “Cantik alami dengan air wudhu” ga?

Ternyata bukan hanya air wudhu nya yang bikin kulit wajah sehat glowing kenyel. Tapiii kegiatan setelah berwudhunya: Sholat.

Loh aku udah rajin sholat loh sis tapi kok ga ngaruh apa2 ya ke wajahku?

Eitss sholat yang seperti apa dulu ni? Sholat yang bikin wajah bersinar cantik bak cahya rembulan itu adalah sholat dipenuhi dengan rasa syukur dan syukur. Eh kenapa bisa? Hubungannya apa? Ada penjelasan ilmiahnya?

Simak petikan pembahasan di wag skincare aku (oleh mbak @tikabanget) ini ya, Sist:


• Ketika kita mengakui bahwa tiada daya yang lebih besar daripada kekuatan kasih Tuhan Sang Maha Penyayang.
Ketika kita bisa berserah dan menyerahkan diri secara total ke Tuhan.
Ketika kita percaya penuh pada kuasa Tuhan sebagai Sang Maha Pengasih.

Itu ada sensasi rasa rileks yang menyebar di otot-otot tubuh kita.
Dalam sensasi rasa rileks itu, jalur pernapasan kita terbuka lebih lebar.
Pembuluh-pembuluh darah yang menegang jadi lebih santai dan juga lebih merenggang.

Ada rasa, “Apapun yang harus datang, maka datanglah.
Apapun yang harus pergi, maka pergilah.
Aku menerima semua kejadian apa adanya.
Aku menghadapi semua kejadian apa adanya.
Aku menjalani semua kejadian apa adanya.
Aku percaya penuh pada perlindungan dan kekuatanMu.”

Tak ada prasangka, tak ada ilusi.
Yang ada hanyalah keberserahan diri kepada semua proses hidup yg memang menjadi jatah kita untuk dijalani.

Hormon yg keluar dari rasa surrender/berserah ini, kalo gak salah namanya hormon prolactin.
Menghasilkan sensasi rileks dan santai.

• Ketika kita merasakan rasa SYUKUR/TERIMA KASIH (jadi bukan di pikiran, tapi di rasa) yang tulus, hormon oksitosin akan naik.

Rasa syukur ini, kalau dirasakan benar-benar dengan tulus dan akan mengantarkan kita ke rasa kasih.
Kayak rasa jatuh cinta.
Jatuh cinta pada kehidupan.
Pada berkah-berkah Tuhan.

Dan ketika kita sedang merasa jatuh cinta yang sumbernya dari rasa kasih, itu kondisinya hormon oksitosin naik.
Hormon endorphin naik.
Hormon serotonin naik.
Hormon dopamine naik.

Itu hormon-hormon bahagia.

Dan ketika hormon-hormon bahagia ini sedang di kondisi baik, imunitas tubuh meningkat.
Sel-sel tubuh beregerenasi dengan baik.


 

Aku pernah melihat langsung seorang wanita berumur yang dalam dirinya selalu dipenuhi dengan rasa syukur, tidak pernah mengeluh, selalu berserah pada-Nya, dan energi-energi positif lainnya. Apa yang aku lihat? Kulit wajah yang bersih, bercahya, dan awet muda.

Ternyata bukan aku saja yang menyadari hal itu, seorang teman juga bercerita tentang seorang kakek berusia 80an tahun, namun orang-orang mengira umurnya baru 60 tahun. Dan menurutnya, si Kakek ini selalu berserah pada-Nya saja. Bersyukur sama apa yang ada ❤

Simpel ya gengs ternyata rahasia kulit cantik alami, tapi terasa sulit untuk mempraktekannya (ya ini karena belum terbiasa). Akupun setelah menuliskan hal ini, sudah mendisiplinkan diri untuk bersyukur, setiap hari, setiap apapun yang terjadi…

 

42 thoughts on “Rahasia Cantik Alami

  1. Setuju banget mba. Penting banget untuk tidak membandingkan diri kita dengan orang lain.
    Semoga kita menjadi orang-orang yang pandai bersyukur. Amiin

  2. Sangat inspiratif sekali tulisannya mba, kunci dari kebahagiaan adalah rasa syukur. Semoga Allah mengizinkan kita menjadi hamba-hamba yang selalu bersyukur. Aamiin. Jazakillahu khayran atas sharingnya mba 🙂

  3. jadi inget materinya Qada dan Qadar, kulit kita yang sensitif gampang jerawatan ini gak akan dihisab. jadi gak usah fokus ke situ 😅

    1. Yey benerr bgttt. Makasih udah mampir dan ingatin ttg qada dan qadar inii (pantesan rasanya tulisan ku masih kayak ada yg kurang, rupanya ga nulis ttg hisab ini) 💕💕💕

  4. Hahaha, Aku banget itu dlu jaman gadis suka ngeluh soal kacang, skrg dah tau konsepnya jdi cukup ngindarin yg kulit ga suka aja, walau kdg masih suka nyemilin kacang jga apalagi pas lebaran gini..Eh #apasih

  5. Masya Allah. Yap betul sekali. Harus bersyukur dgn qodho Allah. Toh kita gak dihisab dari segi fisik. Namun kita dihisab bagaimana kita menggunakan fisik ini. Untuk apa dan sesuai syariatNya atau tidak?

    1. Ngapain capek-capek ngurusin yang ga hisab kelak, kan ya Um? (duh nampol diri sendiri nih). Cateeettt “Bersyukur dg qodho Allah” dan yang dihisab itu “Untuk apa kita gunakan fisik ini? Sudah sesuai aturan yang Pencipta kah?” ❤ ❤ makasih sudah mampir kemari ummmm

    1. ❤ ❤ ❤ iyes mbak. Dan bersyukur perlu kita latih dg disiplin supaya jadi kebiasaan ((ngomong ke diri sendiri))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s