…..

Pagi menjelang siang tadi,

saat rintik hujan menghalangi mentari

kali pertama aku melihat raut wajah yang menahan sedih

beriba hati sebab permintaan tak dituruti,

supaya tidak berpisah karena keharusan duniawi.

mata berkaca itu menembus beribu lapisan hati

merubuhkan teguhnya ambisi

akan selalu kenang, sebab itu aku tulis disini

untuk penguat nanti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s